Bobotoh & Jak Mania Damai ?

0
1050
Viking Vs The Jak

Sepak bola di Indonesia mempunyai daya tarik yang digemari oleh setiap kalangan dari berbagai umur maupun gender, pada setiap pertandingan bola digelar ribuan pasang bola mata menonton secara langsung baik di stadion maupun lewat layar kaca. Jika dahulu  jarang ditemui supporter wanita yang datang ke stadion.

Namun kini sepak bola Indonesia lebih aman sehingga dibuktikan dengan banyaknya wanita dari segala usia baik remaja, ibu-ibu, dan anak yang datang langsung ke Stadion untuk melihat tim kesayangannya berlaga. Seperti supporter Maung Bandung yang dikenal sebagai Bobotoh selalu hadir dimanapun Persib Bandung bermain, terlihat juga supporter wanita berada dipinggir lapangan yang menamakan diri sebagai Maung Geulis memberi semangat lebih terhadap pemain.

Tentunya membahas suporter bola bukan hanya tim Maung Bandung saja yang memiliki supporter, tim ibukota pun seperti Persija tidak mau kalah dalam hal supporter. Sudah menjadi rahasia umum sejak dahulu Persib dan Persija mempunyai rivalitas yang sangat ketat sehingga memiliki julukan El Clasico Indonesia,  ini menjadikan supporter kedua belah pihak sering bersitegang dan tidak hanya sekali membuat insiden yang tidak diinginkan bahkan hingga menimbulkan korban jiwa, bahkan kejadian terakhir pada saat Persib Bandung menjamu Persegres Gresik United di Cikarang  satu pekan ke belakang.

Memang susah untuk melupakan suatu kejadian namun ada baiknya daripada kita menyerang balik ataupun menyimpan rasa dendam kita mendoakan saudara kita yang menjadi korban. Jika terus melihat kebelakang dari sisi buruk tentunya tidak akan hanya menimbulkan rasa dendam dan rasa ingin saling menyerang,  kejadian seperti apapun sebaiknya diambil dari sisi positif agar tidak menimbulkan perpecahan apalagi Negara Kesatuan Republik Indonesia mempunyai semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti walaupun kita berbeda harus tetap bersatu jangan karena 1 kejadian membuat kita terpecah belah. Untuk insiden seperti kemarin lebih baik kita serahkan kepada pihak yang berwenang,  sebagai seorang Bobotoh kewajiban kita salah satunya mendukung Maung Bandung dengan santun tanpa anarkis.

Ditinjau dari segi kedewasaan kedua supporter baik Jakmania maupun Bobotoh sebenarnya sudah cukup dewasa apalagi dilihat dari segi usia, namun disayangkan masih banyak “oknum” yang belum bisa mengikuti kedewasaan tersebut dan hanya membawa nama supporter untuk bersikap anarkis. Iri rasanya jika kita melihat supporter di Eropa yang bisa duduk berdampingan tanpa terjadi insiden yang negatif,  akankah supporter Indonesia bisa meniru hal tersebut?  semoga saja. Menurut Bobotoh apakah sudah waktunya dan sudah pantaskah kita berdamai dengan The

No votes yet.
Please wait...

LEAVE A REPLY