Djanur Masih Butuh Waktu Untuk Mengembalikan Permain Cantik Persib

0
226
Djanur

Berita Persib–Kemenangan Persib di 3 laga terakhir gelaran Gojek Traveloka Liga 1 telah membawa klub kebanggan warga Jawa Barat menduduki posisi puncak di klasemen sementara. Meskipun secara permainan masih jauh dari harapan, tetapi setidaknya kemenangan tersebut sedikit dapat mengobati kekecewaan sebagian bobotoh dengan permainan Persib Bandung saat ini. Dihuni oleh para pemain papan atas Indonesia ditambah kedatangan 2 Marquee Player yang pernah mencicipi ¬†liga top Eropa otomatis membuat ekspektasi bobotoh terhadap skuad maung Bandung terlampau tinggi. Namun dalam kenyataannya belum sesuai dengan harapan.

Bobotoh masih harus bersabar untuk kembali melihat permainan Persib yang menghibur seperti tahun-tahun sebelumnya. Coach Djanur tentu membutuhkan waktu untuk kembali menyatukan para pemainnya. Terlebih pada musim ini Persib di isi oleh muka-muka baru, meskipun sebagian besar adalah skuad lama. Sedikit menengok ke belakang, sewaktu Persib Bandung menjuarai Liga Indonesia tahun 2014, tidak serta merta Djanur meracik skuad Maung Bandung secara instan tapi membutuhkan proses terlebih dahulu sebelum benar-benar mempunyai tim yang kuat sampai akhirnya bisa merengkuh gelar juara di akhir musim.

Di awal musim ini Djajang belum sepenuhnya bisa menentukan komposisi terbaiknya di setiap pertandingan dikarenakan beberapa hal. Mulai dari Sergio Van Djik yang sampai saat ini masih fokus pemulihan cederanya, kemudian Febri Haryadi dan Gian Zola yang tidak bisa membela Persib di 2 pertandingan yaitu saat laga pembuka melawan Arema FC dan laga terkhir di Stadion GBLA  lawan tim Mutiara Hitam Persipura Jayapura. Selain itu, pemain naturalisasi yang dimiliki Persib Raphael Maitimo baru bisa bermain di 2 pertandingan terakhir. Bahkan marquee player Persib yang berposisi striker masih belum bisa menunjukkan tajinya saat diturunkan oleh Djanur. Permainan mantan pemain Westham United itu jauh dari harapan, jangankan untuk membuat gol membahayakan pertahan lawan saja nyaris tidak pernah dilakukannya. Berbanding terbalik dengan Michael Essien, meskipun kondisi fisiknya belum dalam peak performance, kontribusinya bagi bagi patut diacungi jempol. Tercatat sampai pekan ke 5 Essien telah membuat 2 gol, selain itu Essien pun berperan penting dalam terciptanya gol yang dibuat oleh Febri Haryadi dan Billy Keraf.

Masih banyak waktu bagi Djanur untuk meracik strategi dan taktik yang akan diterapkan kepada skuad asuhannya agar permainan Persib kembali pada habitatnya, yaitu bermain cantik dengan satu dua sentuhan sehingga menghasilkan tim yang kuat dan disegani oleh lawan.

No votes yet.
Please wait...

LEAVE A REPLY