Memanfaatkan Momen Untuk Memberikan Jam Terbang

0
280
gian-febri-jujun

Persib Bandung yang digadang-gadang sebagai salah satu kandidat juara di ISC 2016 belum mampu menjawab persepsi publik sepak bola nasional. Terseok-seoknya perjalanan Persib di ISC sampai putaran kedua berlangsung ini salah satu penyebabnya  adalah inkonsistensi permainan persib saat bermain di kandang maupun tandang.

Hal tersebut tidak terlepas dari seringnya para pemain andalan persib tidak bisa berlaga dikarenakan beberapa hal, diantaranya : cedera, akumulasi kartu, dan dipanggilnya punggawa persib untuk mengikuti TC timnas asuhan Alfred Riedl.

Bepindahnya tonggak kepelatihan maung bandung dari Dejan Antonic ke tangan Jajang Nurjaman disaat ISC tengah berlangsung bisa juga menjadi salah satu faktor tercecernya persib di papan tengah klasemen.

Komposisi pemain yang ada saat ini meskipun sebagian besar punggawa yang mengantarkan persib meraih juara ISL 2014 masih bertahan, namun beberapa pemain inti memilih untuk hengkang ke klub lain.

Adapun pemain baru yang masuk untuk memenuhi kebutuhan tim dalam keikutsertaannya di ISC bukan pilihan Djanur melainkan pilihan pelatih sebelumnnya. Hal ini tentunya menjadi PR tersendiri bagi karakteker persib saat ini untuk memaksimalkan komposisi pemain yang ada.

Seyogyanya persib tidak berkecil hati dengan keterpurukannya di ISC, jadikan saja momen ini untuk evaluasi kedepannya dalam mempersiapkan tim sekelas persib untuk mengarungi liga yang rencananya akan kembali digelar.

Semoga Kang Janur mampu memanfaatkan sisa laga di ISC untuk mengasah kemapuan para pemain muda yang ada di persib. Dari beberapa laga yang telah dimainkan oleh pemain muda persib terutamanya Febri atau akrab disapa Boww sebenarnya ada prospek yang bagus dari pemain yang satu ini. Kecepatan, akselerasi, dan  akurasi umpan menjadi modal utama dari pemain tersebut.

Sebenarnya masih ada pemain muda lain di tubuh persib seperti Yandi, Rudiana, dana Zola. Keberanian Janur memberikan jam terbang kepada beberapa pemain muda tersebut akan berdampak positif dan bisa saja dikemudian hari salah satu diantara mereka menjadi pemain yang bisa diandalkan.

Apalagi motivasi yang berlipat tentunya bisa menjadi modal utama bagi para pemain muda saat dimainkan, meskipun tak jarang permainan mereka kurang begitu cair dengan seniornya karena mungkin sudah terlalu lama duduk di bangku cadangan. Terlepas dari itu semua tentunya Kang Janur mempunyai pertimbangan tersendiri dalam menurunkan para pemainnya untuk berlaga.

 

No votes yet.
Please wait...

LEAVE A REPLY