Nafas Kehidupan Dalam Pelukan Vujovic Terhadap Janur

0
227
vladimir
vladimir

Pada pertandingan melawan Bhayangkara kemarin, tentunya sangat banyak meninggalkan cerita terutama bagi pemain dan pelatih Persib. Sebelum laga melawan Bhayangkara, Persib berada di peringkat 10 di tabel klasemen. Bagi tim sekelas Persib, peringkat 10 merupakan mimpi buruk. Dengan skuad yang di bentuk untuk bersaing juara, Persib malah tertahan di papan tengah. Hal itu membuat H. Umuh merivisi target di ISC ini menjadi 5 besar.

Dengan kondisi tersebut, Persib pun tidak luput dari kritikan dan tekanan dari banyak pihak. Terlebih lagi hasil minor di beberapa pertandingan sebelumnya menambah beban Persib. Hasil minor yang di dapat Persib tersebut, membuat pelatih Persib, Jajang Nurjaman, melancarkan kritik terbuka pada anak asuhnya.

Selain hasil minor, Persib pun terkendala dengan jadwal pertandingan yang padat dan absennya banyak pemain. Saat berjumpa Bhayangkara, Persib tidak bisa menurunkan 7 punggawanya sekaligus karena akumulasi kartu dan cedera. Padahal, pertandingan itu sangat krusial bagi Persib. Mendapat 3 poin merupakan target yang mesti dicapai untuk setidaknya kembali  bernafas dari derasnya tekanan yang datang.

Pada laga melawan Bhayangkara, sudah bisa dipastikan Persib akan menyerang dari menit awal pertandingan. Tetapi, pertahanan Bhayangkara sangat sulit sekali di tembus. Hal itu membuat Persib bingung di sepertiga akhir lapangan. Terus menekan, Persib malah kebobolan di menit 70 oleh Ilham Udin Armaiyn.

Hal itu pun membuat pemain dan pelatih bertambah tegang. Terlihat di bench, Jajang tidak lagi memberikan instruksi seperti sebelumnya. Dia duduk lesu di bangku pemain cadangan dengan wajah yang tampak sudah lelah. Menit pertandingan menunjukan ke-80, gol yang ditunggu pun datang. Umpang matang Pugliara di tanduk sempurna oleh Zulham. Terus menekan, Persib berhasil mendapat tendangan penalti setelah umpan Febri mengenai tangan pemain Bhayangkara. Penalty pun dieksekusi dengan sempurna oleh Vladimir Vujovic.

Gol tersebut membuat Persib unggul, hampir seisi stadion pun bergumuruh, terutama pemain. Vujovic sebagai aktor kemenangan, berlari ke arah bench menuju Janur. Dengan selebrasi yang penuh emosional, Vujovic pun memeluk pelatihnya tersebut. Hal itu tentunya merupakan drama yang cukup menegangkan bagi pemain dan pelatih Persib. Pelukan Vujovic merupakan kebahagiaan untuk bisa kembali bernafas dan melanjutkan perjuangan menyongsong pertandingan selanjutnya.

No votes yet.
Please wait...

LEAVE A REPLY