Nostalgia Yanto Basna Menjelang Laga Melawan Mitra Kukar

0
191
basna
basna

Usai membekap Bhayangkara 2-1, Persib akan kembali bertanding dalam lanjutan ISC 2016 melawan Mitra Kukar. Pertandingan tersebut akan dilaksanakan di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kalimantan Timur. Bagi salah satu punggawa Persib, Yanto Basna, mengunjungu stadion Aji Imbut merupakan nostalgia.

Sebelum membela Persib, Yanto Basna merupakan salah satu pilar pertahanan Mitra Kukar. Saat membela Mitra Kukar, Yanto Basna tampil agresif dan mampu mempersembahkan gelar Piala Jenderal Sudirman bagi tim berjuluk Naga Makes ini. Bahkan pada gelaran Piala Jenderal Sudirman tersebut, Yanto Basna dikukuhkan sebagai pemain terbaik turnamen.

Kembalinya Yanto Basna mengunjungi Stadion Aji Imbut tentunya memiliki nostalgia tersediri. Meskipun hanya semusim, tapi stadion inilah yang menjadi saksi Yanto Basna bisa menjadi palang pintu yang banyak dikenal seperti sekarang. Seperti dikutip dari Pikiran Rakyat “kembali ke Stadion Aji Imbut seperti halnya kembali ke rumah” ujar Basna.

Pada pertandingan melawan Mitra Kukar pun, Yanto Basna akan kembali bertemu Jafri Sastra. Baginya, Jafri sastra sudah tidak asing lagi. Meskipun sebagai lawan, Yanto Basna berambisi untuk bisa menampilkan penampilan terbaiknya di hadapan Jafri.

Pada pertandingan melawan Mitra Kukar, kemungkinan Yanto Basna di tampilkan sejak menit awal besar sekali. Jika biasanya dia berduet dengan Vujovic, kemungkinannya dia akan ditemani Diogo di jantung pertahanan Karen Vujovic terkena akumulasi kartu.

Tampil di jantung pertahanan Persib, membuatnya akan berduel dengan Marlon da Silva, striker utama Mitra Kukar. Duelnya dengan Marlon da Silva disinyalir akan ketat. Marlo da Silva merupakan salah satu striker yang berhasil mencuri nama di gelaran ISC 2016 ini. Sampai saat ini, Marlon sudah membukukan 11 gol bagi Naga Makes. Kemampuan Marlon di lini depan Mitra Kukar tersebut tentunya mesti diwaspadai Yanto Basna.

Kemampuan Marlon yang sangat baik tersebut tentunya akan membuat Yanto Basna termotivasi. Seperti yang sudah diketahui, karakter Yanto Basna ialah menggemari sesuatu yang baru. Seperti halnya dia memilih untuk merantau terlebih dahulu, di bandingkan membela tim dari Papua. Begitu pun dalam pertandingan ini, pertemuannya dengan pemain sekelas Marlon, akan membuatnya mendapat pengalaman baru.

No votes yet.
Please wait...

LEAVE A REPLY