Perjalanan Haryono “Si Gelandang Pengangkut Air”

0
1137
hariono
hariono

Kepiawaian pemain yang satu ini tidak diragukan lagi di lini tengah Persib Bandung. Pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini kerap menyulitkan lini depan tim lawan dalam membongkar pertahanan Persib.

Kedatangannya ke Persib Bandung di awali dengan ditunjukknya Jaya Hartono menjadi pelatih Persib di Liga Indonesia tahun 2008/2009. Mantan pelatih Deltras Sidoarjo ini pun membawa beberapa pemain dari klub sebelumnnya termasuk Haryono. Meskipun beberapa nama silih berganti menempati posisi pelatih Persib namun Haryono tetap menjadi pilihan utama mengisi slot pemain tengah Persib.

Pada awal-awal kedatangannya ke Persib, permainan pemain bernomor punggung 24 ini belum menonjol seperti sekarang. Fisik yang kuat dalam menghalau serangan lawan belum diimbangi oleh tehnik yang mumpuni sebagai pemain salah satu tim besar di Indonesia. Tekel keras dan umpan yang tidak akurat masih sering terjadi. Seiring bergulirnya waktu, nampaknya Haryono benar-benar memanfaatkan keberadaanya di tubuh Persib Bandung.

Selama 8 tahun menjadi pemain Persib Haryono benar-benar berkembang pesat terutama dalam hal teknik permainan. Hal ini mungkin tidak terlepas dari hasil polesan beberapa pelatih yang pernah menukangi Persib dan kebersamaannya bersama pemain lain yang lebih matang dalam hal teknis dan bisa menularkan ilmu kepadanya. Visi bermain Haryono di tunjang oleh akurasi umpan yang semakin matang membuat pemain ini tidak tergantikan di Persib

Dulu yang lebih mengandalkan kekuatan fisik, sekarang telah berubah secara signifikan meskipun sesekali kerap melakukan tekel keras. Hal itu bisa dimaklumi karena mengingat karakter permainannya yang tidak kenal kompromi siapa pun lawannya. Kerja kerasnya selama bermain di Persib terbayar lunas ketika merengkuh gelar juara ISL 2014 yang mengakhiri puasa gelar selama 19 tahun. Satu tahun berselang tepatnya tahun 2015 Haryono kembali berkontribusi memberikan gelar Piala Presiden.

Loyalitasnya kepada Persib patut ditiru oleh pemain lain. Meskipun Haryono bukan asli binaan Persib bahkan bukan pemain Jawa Barat, tapi ketika mendapatkan kepercayaan mengisi slot pemain di Persib dia memberikan yang terbaik untuk Persib. Kemampuan, loyalitas, konsistensinya selama ini tidak perlu diragukan lagi. Maka pantaslah Jajang Nurjaman yang menjadi pelatih Persib saat ini memberikan jabatan kepadanya untuk mengemban ban kapten ketika kapten pertama Atep tidak berada dilapangan.

No votes yet.
Please wait...

LEAVE A REPLY