Persib Sebagai Sebuah Tradisi Masyarakat

0
321
persib dulu
persib dulu

Keberadaan Persib Bandung sebagai tim utama dari Jawa Barat dan Banten akan sangat sulit sekali tergantikan oleh tim lainnya. Hal itu bukan tanpa alasan, Persib telah mengakar dalam masyarakat di tiap generasinya. Mungkin bagi orang Jawa Barat dan Banten, saat berbincang dengan bapak, ibu atau kakek dan nenek, pasti menceritakan hal yang sama, tentang Persib, meskipun dengan jaman yang berbeda. Seperti itulah mengakarnya Persib bagi masyarakat Jawa Barat dan Banten.

Sebetulnya banyak yang salah faham mengenai kata ‘Bandung’ dalam nama Persib Bandung. Bagi yang di luar Jabar-Banten, banyak yang beranggapan bahwa kata ‘Bandung’ disana diartikan berdasarkan posisi administratif. Padahal, kata ‘Bandung’ disana justru lebih luas lagi, mencakup Jawa Barat dan Banten. Untuk membedakan hal itu, mungkin kita bisa membagi pengertian kata ‘Bandung’ nya dengan Bandung secara administratif, Bandung secara politis dan Bandung secara budaya.

Bandung secara administratif hanya mencakup kota dan kabupaten Bandung, adapun Bandung secara politik bisa kita ambil wilayah Priangan dan Bandung secara budaya bisa mencakup Banten dan Jawa Barat. Dengan pengertian tersebut, bisa dikatakan bahwa kata ‘Bandung’ dalam kata Persib diartikan sebagai Bandung menurut Budaya. Jika kata ‘Bandung’ dalam nama Persib memiliki pengertian budaya, maka jumlah bobotoh (pendukung Persib) entah berapa puluh juta banyaknya. Jumlah tersebut bisa di bilang sangat banyak bagi pendukung sebuah klub bola, terutama di Indonesia.

Berdasarkan geografisnya yang luas dan mengakarnya nama Persib di kalangan warga Banten dan Jawa Barat, sudah sepatutnya Persib disebut sebagai sebuah tradisi. Klub yang berdiri tahun 1933 ini, tentunya sudah memberikan pahit-manis sebuah kenangan pada masyarakatnya.

Dengan besarnya nama Persib, tentu banyak sekali orang atau masyarakat yang hidup di dalamnya. Dari mulai pedagang atribut persib di sekitar stadion, calo tiket, juru parkir, pedagang makanan, fanshop, bahkan hingga pengusaha dan politisi sekalipun. Di balik banyaknya masyarakat yang terlibat dalam sebuah tradisi ini, sudah selayaknya bobotoh mampu memilih dan memilah mana bagian yang baik dan buruk untuk keberlangsungan tradisi ini.

No votes yet.
Please wait...

LEAVE A REPLY