Sekilas Kisah Politik Dan Persib

0
336
ahmad dhani
ahmad dhani

Masih ingatkah datangnya Ahmad Dhani di laga Persib melawan Bhayangkara FC? Pada laga yang di gelar di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi, tersebut, terlihat kehadiran Bos Republik Cinta ini di deretan bangku penonton. Kehadirannya pun tidak lupa dengan menggunakan atribut Persib. Seperti yang sudah diketahui, Ahmad Dhani memang diisukan untuk maju di pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Bekasi. Politisi yang menghiasi tribun bobotoh, sejatinya bukan saat ini saja. Dari jauh-jauh hari pun hal ini sudah terjadi, tentunya sesuai gaya pada jamannya.

Pada awalnya, penggantian nama BIVB menjadi Persib merupakan hal yang politis. Dampak dari Sumpah Pemuda dalam “satu bahasa” benar-benar di terapkan, termasuk perubahan nama klub. Konstelasi politik saat itu ialah dengan membendung dan melawan pengaruh kolonial sebaik-baiknya, termasuk dalam olahraga sepak bola.

Jika jaman kolonial lebih pada perlawanan terhadap Belanda, berbeda dengan jaman kemerdekaan. Pada Rezim Soekarno, Persib berada pada jajaran yang dekat dengan militer. Saat itu, Divisi III Kodam Siliwangi lah yang paling dekat dengan Persib. Hal itu terlihat dari banyaknya fasilitas militer yang dipakai skuad Persib saat itu.

Saat rezim berganti menjadi Soeharto, cara politisasi pun berubah. Soeharto yang pandai dalam mengalihkan perhatian, tentunya menjadikan sepak bola sebagai ajang untuk meredam resistensi masyarakat untuk tidak aktif dalam berpolitik. Dalam pertandingan Persib pun demikian.

Penggunaan APBD untuk membiayai klub-klub di Indonesia, termasuk Persib, membuat klub memiliki kedekatan atau bahkan dibawahi seorang politisi. Pada era ini, yang menjadi ketua umum Persib biasanya kalo bukan walikota Bandung, pasti Gubernur Jawa Barat. Politisi merupakan tambang uang dan bisa mempermudah izin dalam kompetisi yang akan dijalankan. Tanpa politisi tentunya akan sangat sulit sekali.

Setelah lepasnya klub dari APBD, keberadaan politisi ini lebih soft dibandingkan era sebelumnya. Politisi hanya perlu datang ke stadion dengan memakai atribut, maka dengan sendirinya kamera pun akan mengarah. Hal itu tentunya menjadi pencitraan yang efektif dan efisien. Selain itu, keberadaan banyak nya masa di stadion, merupakan berkah tersendiri bagi politisi. Dengan demikian, apakah politisi dan Persib saling membutuhkan? Tunggu di tulisan selanjutnya.

No votes yet.
Please wait...

LEAVE A REPLY