Tutup Usianya Sang Legenda

0
196
Maulwi Saelan
Maulwi Saelan

Pada periode 1950-an, sepak bola Indonesia sedang berada pada periode emasnya. Tentunya pertandingan Indonesia melawan Uni Soviet di Olimpiade Melbourne merupakan hal yang paling diingat publik sepak bola Indonesia. Saat itu Indonesia berhasil menahan raksasa sepak bola dunia, Uni Soviet, dengan skor 0-0. Meskipun pada partai ulang di hajar 4-0, tapi di pertandingan sebelumnya sangat berkesan sekali. Prestasi timnas yang bisa menahan raksasa sepak bola dunia, sejatinya tidak pernah terulang sampai sekarang.

Saat Indonesia menahan Uni Soviet 0-0, tentunya kita akan mengenal sosok penjaga gawang yang dengan kemampuannya berhasil menggagalkan gempuran pemain Uni Soviet mencetak gol. Penjaga gawang legendaris tersebut ialah Maulwi Saelan. Kiper kelahiran Makasar ini, pada senin (11/10) menghembuskan nafas terakhirnya di usia 90.

Berita duka ini merupakan salah satu kehilangan besar sepak bola Indonesia. Kiprahnya di sepak bola Indonesia, bukan hanya sebagai pemain yang muncul di generasi emas. Kiprah Maulwi pun bisa dirasakan saat memimpin perserikatan tertinggi sepak bola Indonesia atau PSSI tahun 1964-1967.

Sepak terjang Maulwi Saelan di dunia sepak bola Indonesia tentunya tidak bisa dianggap remeh. Berada di generasi emas sepak bola Indonesia, Maulwi turut memberi kebanggan bagi negara yang saat itu masih belum lama merdeka. Menyejajarkan sepak bola dengan raksasa sepak bola dunia ialah bukti bahwa Maulwi ini pemain yang sangat layak di kenang semua pecinta sepak bola tanah air.

Selain berkecimpung di dunia sepak bola, tercatat Maulwi Saelan ini pernah menjadi salah satu ajudan pribadinya sang proklamator, Bung Karno. Saat sosok legendaris ini meninggal Senin (11/10) petang, banyak ucapan belangsungkawa yang datang. Termasuk dari PSSI dan Kemenpora RI dalam tweetnya.

“Sang legenda itu telah tiada, turut berduka cita atas kepergian legenda sepakbola Indonesia Maulwi Saelan. Semoga khusnul khatimah.” –Kemenpora RI-

“Maulwi Saelan meninggal dunia di RSPP tadi pukul 18.30 dan akan dimakamkan besok siang di Kalibata. Saat ini masih dalam pengurusan di garnisun.” –PSSI-

Akhir kata, Selamat Jalan, Legend!!

No votes yet.
Please wait...

LEAVE A REPLY